Adjie Massaid Meninggal Dunia

Beberapa hari ini kita digemparkan oleh berita meninggal seorang selebriti sekaligus politikus muda Adjie Massaid meninggal dunia dengan sangat mendadak. Sepulang dari main sepakbola mengeluhkan sakit dada setalah dibawa kerumah sakit Fatmawati langsung meninggal dunia.


Pria yang memiliki darah Jawa-Madura-Belanda mengawali karir sebagai model catwalk. kemudian beranjak menjadi bintang film, Debutnya di dunia akting dimulai dalam film layar lebar karya Garin Nugroho, Cinta Dalam sepotong Roti (1990).

setelah sukses menjadi actor mencoba terjun menjadi politikus dengan bertarung menjadi legislator ternyata pertarungannya membuahkan hasil pada tahun 2004 terpilih meNjadi anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Adjie dipilih menjadi anggota DPR-RI periode 2004-2009. Pada periode kedua pemerintahan SBY, ia duduk kembali menjadi Anggota Komisi V DPR 2009-2014 dari Partai Demokrat.

Meninggalnya Adjie Massaid yang sangat mendadak memberikan hikmah pada kita. Seperti firman Allah :

 


وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ فَإِذَا جَاء أَجَلُهُمْ لاَ يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلاَ يَسْتَقْدِمُونَ * الأعراف ٣٤

Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu ; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya walaupun sesaat dan tidak dapat (juga) memajukannya.(QS.7:34)

Disaat ajal tiba tidak ada yang dapat menolak. Kalau boleh meminta tidak selayaknya Adjie Massaid harus meninggal dunia selain sebagai selebriti papan atas, politisi sukses, memiliki istri yang cantik pintar selain mantan putri Indonesia juga sama-sama menjadi anggota DPR RI selama dua periode.

Bahkan pasangan yang serasi ini baru mendapatkan momongan laki-laki yang diberi nama Keanu Jabaar Massaid pada tanggal 9 September 2009. Pria yang memiliki nama lengkap Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid ini juga hobi olahraga dan tidak memiliki riwayat sakit jantung.

Tapi ketika Sang Khalik berkehendak maka siapapun, kapanpun dan bagaimanapun tetap layak untuk meninggal.

Yang menjadi pertanyaannya adalah apakah ketika ajal menjemput telah siapkah kita? Karena setelah kematian Allah SWT menyediakan 2 tempat yaitu Surga dan Neraka, dimanakah kita harus bertempat?

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَما الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلاَّ مَتَاعُ الْغُرُورِ * ال عمران ١٨٥

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.(QS.3:185)

Dalam riwayat sunan Ibnu Majah Rasulullah menjelaskan yang dimaksud dengan orang Iman yang yang pandai :


عَنْ ابْنِ عُمَرَ اَنَّهُ قَالَ كُنْتُ مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلىَ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَاءَهُ رَجُلٌ مِنَ الاَنْصَارِ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبىِّ صَلىَ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ يَا رَسُولَ اللهِ اَيُّ الْمُؤْمِنِيْنَ اَفْضَلُ؟ قَالَ اَحْسَنُهُمْ خُلُقًا قَالَ فَاَيُّ الْمُؤْمِنِيْنَ اَكْيَسُ؟ قَالَ اَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَاَحْسَنُهُمْ لِمَا بَعْدَهُ اسْتِعْدَادً اُولَئِكَ الاَيَاسُ * رواه ابن ماجه كتاب الزهد

Dari Ibnu Umar, saya bersama Rasulullah SAW, maka datang orang laki-laki dari Anshor kemudian dia salam pada Nabi SAW kemudian dia bertanya “Ya Rasulullah, manakah mukmin yang paling utama? Rasulullah SAW menjawab “mereka yang baik budi pekertinya”. Dia bertanya “Manakah mukmin yang pandai?” Rasulullah SAW menjawab “lebih banyaknya mereka ingat pada mati dan lebih baiknya mereka mempersiapkan pada apa-apa setelahnya mati, orang-orang yang itulah orang yang pandai.

Marilah kita berusaha menjadi hamba Allah yang pandai dengan mempersiapkan bekal setelah mati dengan memperbanyak amal ibadah dan amal sholeh selama sisa hidup ini, sehingga suatu saat ajal menjemput sudah siap dengan bekal amal.
Untuk Adjie Massaid, semoga Allah SWT menerima amal ibadah selama hidupnya. Untuk keluarga yang ditinggal semoga Allah memberikan kekuatan dan ketabahan dalam menerima ujian ini, amiiin.

3 responses to “Adjie Massaid Meninggal Dunia

  1. cukup dengan kematian Adjie Massaid menjadi “nasehat” buat kita…

    =Ajzk. Salam² buat saudara di Karawang=

  2. Betul Kang, untuk menjadi hamba Allah yang lebih baik.
    Jazakallahu khoiro

  3. Kita semua akan mati, apakah kita sudah cukup bekal?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s